Sejumlah Anak Muda Lakukan Gerakan Berbagi Nasi Kota Pontianak


TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISHAKKru Gerakan Berbagi Nasi, berpose sesaat sebelum dilaksanakannya aktivitas berbagi takjil, Sabtu (11/06/2016) sore. Pada ahenda kali ini, tim dibagi menjadi tiga kelompok, yang tersebar di tiga lokasi. Yakni perempatan Jl Tanjung Pura – Imam Bonjol, Perempatan Jl A Yani – Jl A Yani II, dan di sekitaran wilayah Kota Baru, Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Sekelompok pemuda, tampak sibuk berlarian kesana-kemari. Di tangannya, tertenteng beberapa kotak berisi menu-menu takjil.

Gesit mereka membagikan kotak-kotak tersebut, kepada setiap pengendara yang lewat,di beberapa perempatan jalan, seperti perempatan Jl Tanjungpura – Jl Imam Bonjol, Sabtu (11/06/2016) petang.

Para pemuda ini tergabung dalam ‘Gerakan Berbagi Nasi’ Kota Pontianak. Agenda ini, menurut Humas Gerakan Berbagi Nasi Kota Pontianak, Wawan Kurniawan (25) merupakan agenda pengganti dari agenda rutin mereka, selama Ramadan.

“Kalau rutinnya, kami biasa bagikan nasi di malam hari. Tapi karena Ramadan relatif susah cari (objek sadaqah)nya, maka diganti ini saja (berbagi takjil),” jelasnya.

Selama Ramadan, ia menyebut agendanya lebih kepada berbagi takjil saja.

Ia menjelaskan, selama hari-hari normal, pihaknya rutin membagikan nasi kepada tiap orang yang dijumpainya, saban Jumat malam tiap pekannya.

“Targetnya biasanya para pekerja yang biasa beraktivitas di malam hari, seperti tukang sapu jalan, ataupun petugas kebersihan lainnya,” sebutnya.

Semangat berbagi kepada sesamalah yang medorong pihaknya berhimpun dalam gerakan ini. Dengan begitu, ia menyakini, ada sebuah upaya nyata dalam melawan kemiskinan di Kota ini.

Selain itu, ini disebutnya juga merupakan bentuk upaya memerangi gizi buruk.

“Harapannya, dengan adanya gerakan ini, jangan ada lagi gizi buruk di masyarakat,” ujarnya.

Meski hanya berbagi sekotak nasi, hal itu disebutnya sebagai sebuah semangat awal untuk berjuang melawan gizi buruk dan kemiskinan. Maka jadilah, berbagi nasi, sebagai sebuah simbol akan hal ini.

Gerakannya ini disebutnya mendapat banyak tanggapan positif di masyarakat. Melalui informasi yang disebar di beberapa media sosial, cukup efektf merangkul pihak- pihak yang ingin turut berbagi. Meski tak terjun langsung ke lapangan, beberapa pihak menjadi donatur.

Selain itu, setiap orang yang tergabung dalam gerakan ini, wajib membawa nasi siap santap, minimal satu kotak. Dengan begitu, semangat berbagi dirasakan semua anggota. 

Sumber : http://pontianak.tribunnews.com/2016/06/11/sejumlah-anak-muda-lakukan-gerakan-berbagi-nasi-kota-pontianak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *